loading
Meme Comic Indonesia. Komunitas Meme Terbesar di Indonesia!

Trend Mukbang Amankah Bagi Kesehatan?

Trend Mukbang Amankah Bagi Kesehatan?

17 September 2018

Bagi pecinta makanan, kemungkinan besar tahu nih dengan yang namanya mukbang. Yap, tren makan besar yang semula diawali oleh orang-orang Korea, kini merambah ke berbagai belahan dunia. Banyak dari para food blogger melakukan mukbang demi mendapatkan vieweryang banyaknya bikin tidur tenang.

Kalau melihat adegan ini, sering kali kita bertanya dalam hati. Apa perutnya enggak kekenyangan tuh? Atau bisa juga apa tidak berbahaya bagi kesehatan?. Sebab, si pelaku mukbang terlihat tenang-tenang saja dan bahkan bisa menambah porsi besar lagi.

Berbahaya atau Tidak? Berikut ulasannya:

Hal pertama yang paling dipikirkan ketika menonton video mukbang adalah masalah perut. Ya, memang benar kalau fenomena satu ini bisa membuat pencernaan terganggu. Hal ini juga dibenarkan oleh Sopiyandi, S.Gz,MPH selaku ahli gizi asal Kota Pontianak. Menurutnya, makanan yang masuk ke dalam mulut, mestinya dikunyah dengan benar supaya dapat tercerna baik oleh perut.

Nah, jika makan dengan porsi besar dan juga dalam waktu singkat, bisa menyebabkan mulas, sakit perut dan juga kembung berkepanjangan.

Lalu, akibat yang ditimbulkan dari tren mukbang adalah munculnya beragam penyakit pada tubuh. Dilansir dari himedik.com, jika penyakit yang dimaksud adalah jantung, diabetes mellitus dan hipertensi. Namun ini akan terjadi jika pelaku mukbang tidak mengimbanginya dengan olahraga.

Selain itu, menurut Jurnal Nutrition, Metabolism & Cardiovascular Diseases, jika tren mukbang bisa juga menyebabkan penyakit kolesterol dalam jumlah tinggi. Bahkan, kolesterol yang tidak segera ditangani akan membuat penyumbatan pembuluh darah dan itu dapat memunculkan risiko serangan jantung.

Selain di atas, ada lagi bahayanya jika mengikuti tren mukbang. Adalah bisa berisiko terjangkit kanker payudara dan juga usus besar. Menurut dr. Sly, jika penyakit-penyakit mengerikan tersebut akan datang jika makanan yang dikonsumsi adalah fast food. Nah, kandungan kalori dan lemak jenuh yang tinggi dalam fast food akan memicu terjadinya kedua penyakit tersebut. Apalagi jika ini dikonsumsi dengan cara mukbang dan juga sering dilakukan.

=================================================

Mengikuti tren sih boleh, tapi juga jangan lupa untuk memperhatikan kesehatan juga.

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

Kisah Perjalanan Cinta Luffy

Kisah Perjalanan Cinta Luffy

Monkey D. Luffy merupakan poros utama anime One…

Kenapa Catur Termasuk Dalam Cabang Olahraga?

Kenapa Catur Termasuk Dalam Cabang Olahraga?

Sebelum sampai pada kesimpulan kenapa catur masuk…

Ternyata Selfie, dan Upload ke Medsos Tingkatin Rasa…

Ternyata Selfie, dan Upload ke Medsos Tingkatin Rasa…

Kalo abis pusing belajar, kerja, ngerjain tugas…

Jumlah Pengunjung Website MCI
Pageviews Visits
1344201 848253

KOMIK MCI TERBARU

ARTIKEL KEREN DARI MCI-ID

Selain Shopee, Iklan Produk-Produk Ini Juga Kena Boicrot.

Selain Shopee, Iklan Produk-Produk…

Iklan Shopee diboicrot oleh mak-emak, tapi…
Quotes-Quotes Paling Hits Sepanjang 2018

Quotes-Quotes Paling Hits Sepanjang…

Di penghujung tahun, adalah saat yang tepat…
Net.Tv Bakalan Nayangin Kartun. Ada Apa Aja Sih?

Net.Tv Bakalan Nayangin Kartun.…

Net.Tv dan Cartoon Network bekerja sama.…
10 Video Paling Banyak Dislikes Di Youtube

10 Video Paling Banyak Dislikes…

Selera memang relatif, jikalau si A suka…
Sinetron Jadul Lorong Waktu, Kini Ada Di Youtube

Sinetron Jadul Lorong Waktu, Kini…

Lorong Waktu, adalah sinetron Sci-fi Religi…
Cheat-Cheat Game PS 1 Paling Populer

Cheat-Cheat Game PS 1 Paling Populer

Enaknya game jaman PS 1 adalah jaman dulu…
Definisi Bahagia Bagi Cowok

Definisi Bahagia Bagi Cowok

Setiap orang punya sumber kebahagiaan yang…
Kenapa Tokek Harganya Mahal?

Kenapa Tokek Harganya Mahal?

Bagi kamu yang tinggal di Indonesia, tokek…
Dijotos Khabib, Kesehatan Mcgregor Menurun

Dijotos Khabib, Kesehatan Mcgregor…

Pelatih Conor McGregor, John Kavanagh,…
Drama-Drama Akhir Tahun

Drama-Drama Akhir Tahun

Kita sudah berada di ujung 2018, pencapaian…
banner ads