loading
Meme Comic Indonesia. Komunitas Meme Terbesar di Indonesia!

3 Hal Yang Bikin Supporter Bola Indonesia Mudah Ricuh

3 Hal Yang Bikin Supporter Bola Indonesia Mudah Ricuh

24 September 2018

Kerusuhan antar suporter sepakbola di Indonesia kerap terjadi. Beritanya kerap menghiasi media massa.
Bosan!
Itulah yang saya rasakan jika mendengar suporter ribut melulu.
Kapan damainya?

Tiap kelompok suporter seakan sudah memiliki musuh bebuyutan tersendiri.
Sebut saja Viking vs The jack, Bonek vs Aremania, Snex+Panser Biru vs Banaspati(suporter Persijap) , Pasoepati Solo vs Slemania.

Perseteruan mereka sudah menyaingi rivalitas Madriditas vs Barcelonista. Suporter dari Indonesia amat fanatik kepada tim kesayangannya. Jangankan duit, nyawapun rela diberikan. Tak jarang terdengar kabar tewasnya suporter akibat bentrok. Baik bentrok antar kelompok suporter maupun dengan masyarakat.

Suporter tanah air mudah sekali diprovokasi. Suka melempar-lempar, bakar-bakar, menyulut petasan, merusak bus tim dan suporter lawan.

Ada 3 hal yang menjadi penyebab kenapa suporter Indonesia suka brutal.
Yaitu:

1. PENDIDIKAN RENDAH.
Orang yang berpendidikan rendah mudah diprovokasi. Jalan pikiran mereka tak biasa berpikir panjang menimbang-nimbang akibat perbuatannya. Yang penting brak-bruk asal hantam, soal resiko itu nanti.

Beda dengan orang yang berpendidikan tinggi. Mereka akan selalu berpikir matang akan tindakannya.

Meski belum ada penelitian, suporter Indonesia sepertinya rata-rata berpendidikan rendah. Banyak yang jebolan SD, SMP atau SMA. Mungkin para gibol yang jebolan perguruan tinggi malas ke stadiun karena sering rusuh.

2. USIA SUPORTER

0rang tua biasanya lebih bijak dalam bertindak. Tidak grusa-grusu asal ikut-ikutan. Tentu mereka mempertimbangkan akibat segala perbuatannya.

Kalau kita lihat secara fisik, suporter sepakbola tanah air umumnya berumur muda.
Didominasi umur 25 th kebawah.
Kebanyakan usia SMP dan SMA, bahkan banyak yang usia SD.

Usia segitu adalah usia labil. Mudah diprovokasi.
Kalau ada yang lempar-lempar maka yang lain juga ikut.

3. EKONOMI RENDAH.

Sering terdengar suporter yang menjarah makanan atau bensin. Mereka pergi mendukung klub pujaan hanya bermodal pas-pasan atau modal nekad.
Yang penting punya duit buat beli tiket pertandingan. Soal transport bisa nggandol truk atau kereta. Soal makanan tinggal menjarah warung dan toko dipinggir jalan. Tak jarang mereka memalak pengendara bermotor.

=============================================

Itulah 3 penyebab suporter tanah air mudah rusuh.

Kita bandingkan dengan suporter sepakbola di negara maju. Sebut saja negaranya David Beckham yaitu negara Inggris. Ketika kita tayangan Premier League di layar tv, kita melihat kesantunan penontonnya. Tak ada yang lempar-lempar, bakar-bakar atau menyerbu lapangan. Meskipun antara tribun penonton dengan lapangan tanpa dibatasi pagar, para penonton tak tergelitik untuk masuk lapangan.

Regulasi FA(PSSI-nya Inggris) juga tegas.

Dengan menggandeng pihak kepolisian, FA bisa saja menghukum melarang seorang provokator suporter untuk menonton sepakbola di stadiun seumur hidup.

Ah kapan kita bisa melihat suporter tanah air yang tertib dan sportif?
Mungkin dengan membaiknya ekonomi Indonesia, makin terdidiknya masyarakat Indonesia, makin dewasanya suporter Indonesia dan makin tegasnya regulasi PSSI sikap pecinta bola Indonesia akan membaik.

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

Kabut Asap Di Tengah Gemerlap Asian Games

Kabut Asap Di Tengah Gemerlap Asian Games

Sungguh ironis memang. Di saat masyarakat Indonesia…

Mitos-Mitos Yang Kata Orang Bikin Seret Jodoh. Masa…

Mitos-Mitos Yang Kata Orang Bikin Seret Jodoh. Masa…

Sulit jodoh menurut sebagian orang sudah merupakan…

PS 1, Cinta Pertama Yang Buat Kita Susah Lupa

PS 1, Cinta Pertama Yang Buat Kita Susah Lupa

Sekarang sudah 2017, industri game pasti udah berkembang…

Jumlah Pengunjung Website MCI
Pageviews Visits
1344201 848253

KOMIK MCI TERBARU

ARTIKEL KEREN DARI MCI-ID

Melihat Kisah Perjuangan Pendistribusian Surat Suara…

Melihat Kisah Perjuangan Pendistribusian…

Sebagai salah satu hajatan besar nasional…
Kumpulan Foto-Foto Jadul Pemilu 1955

Kumpulan Foto-Foto Jadul Pemilu…

Pemilu pertama di Indonesia terselenggara…
Tolak Ajakan Nikah, Mahasiswi Kedokteran Ditembak…

Tolak Ajakan Nikah, Mahasiswi…

Pernikahan menjadi salah satu hal sakral…
Hoby Gambar? Mungkin Pekerjaan Ini Cocok Untuk Kamu

Hoby Gambar? Mungkin Pekerjaan…

Salah satu hal yang paling menyenangkan…
Dapat Order KAEPCI Satu Jeti, Eh Dicancel

Dapat Order KAEPCI Satu Jeti,…

Nggak bisa dipungkiri kalau keberadaan ojek…
Kisah di Balik Perintah 'Ctrl + Alt + Delete' pada…

Kisah di Balik Perintah 'Ctrl…

Saat sedang menggunakan komputer atau laptop,…
Kesal Jalan Rusak Nggak Juga Dibenerin, Warga Lepas…

Kesal Jalan Rusak Nggak Juga Dibenerin,…

Aksi protes dapat dilakukan dengan berbagai…
Taruhan Bola Sudah Biasa, Kedua Pria Ini Taruhan Pilpres

Taruhan Bola Sudah Biasa, Kedua…

Dalam foto yang viral, kedua pria itu masing-masing…
Masuk Penjara, Ratu Kerajaan Ubur-Ubur Tobat?

Masuk Penjara, Ratu Kerajaan Ubur-Ubur…

Aisyah Tusalamaja Baiduri Intan, 26 tahun…
54 Tahun Tidak Cukur Rambut. Gimana Jadinya Ya?

54 Tahun Tidak Cukur Rambut. Gimana…

Rambut merupakan salah satu bagian penting…
banner ads