loading
Meme Comic Indonesia. Komunitas Meme Terbesar di Indonesia!

Sudah Nilep Duit Bantuan Gempa, Eh Sekarang Lolos Jadi Caleg

Sudah Nilep Duit Bantuan Gempa, Eh Sekarang Lolos Jadi Caleg

24 September 2018

Nama Kader DPD Partai Golkar Kota Mataram, H Muhir yang kena operasi tangkap tangan (OTT) tetap masuk ke dalam Daftar Caleg Tetap (DCT) DPRD oleh KPU Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Muhir sebelumnya ditangkap karena diduga menerima jatah dari dana proyek rehabilitas sekolah usai gempa mengguncang Lombok beberapa waktu lalu.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Mataram Mohan Roliskana mengatakan, partainya sudah mengusulkan untuk pencoretan nama Muhir dari DCT ke KPU Kota Mataram, sebab kewenangan pencoretan ada di KPU.

Namun, hal itu tidak dapat dilakukan karena usulan pencoretan dan penetapan DCT sangat mepet. Dia mengatakan kasus OTT itu muncul pada Jumat (14/9), sementara usulan pencoretan dilakukan Senin (17/9), dan penetapan DCT dilaksanakan Rabu (19/9).

"Kondisi singkat tersebut dapat kita maklumi," ujar Mohandi Mataram, Jumat (21/9) dikutip dari Antara.

Mohan menjelaskan, Muhir setelah penangkapan sudah dipecat sebagai kader Golkar. Namun berhubung namanya masih tercantum dalam DCT DPRD Kota Mataram, maka DPD Golkar Mataram mengamil kebijakan bahwa jika ada masyarakat yang memilihnya dalam Pileg 2019 nanti, maka suara itu menjadi milik partai.

"Kami mengambil kebijakan sesuai aturan dengan mengambil suara yang dihasilkan caleg bersangkutan menjadi suara partai. Apalagi, yang bersangkutan kini sudah kita pecat," ujarnya.

Untuk diketahui, mantan anggota DPRD Kota Mataram, H Muhir, terjaring dalam OTT Kejaksaan negeri Mataram pada Jumat (14/9). Muhir diciduk karena diduga menerima jatah Rp30 juta dari proyek rehabilitasi SD dan SMP pascagempa senilai Rp4,2 miliar.

Dia tertangkap tangan menerima uang tunai Rp30 juta dari Kadis Pendidikan Kota Mataram H Sudenom yang didampingi seorang kontraktor berinisial CT.

Uang tersebut diduga jatah yang diminta Muhir setelah anggaran proyek rehabilitasi SD dan SMP pascagempa disahkan dalam pembahasan APBD-P Kota Mataram Tahun 2018.

"Atas kasus tersebut, jajaran DPD Partai Golkar Kota Mataram telah melakukan pembahasan dan kajian secara matang terhadap kasus HM sesuai dengan instruksi dari DPP. Kebijakan yang kita ambil sesuai dengan aturan kepartaian," kata Mohan yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Mataram tersebut.

Muhir kini sudah ditahan kejaksaan berkaitan dengan statusnya sebagai tersangka dalam kasus ini.

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

Bedanya Orang Kaya Dengan Yang Beneran Kaya

Bedanya Orang Kaya Dengan Yang Beneran Kaya

Pernah membayangkan jadi orang kaya? Pasti pernah…

4 Alasan Kenapa di Indonesia Sering Terjadi Gempa…

4 Alasan Kenapa di Indonesia Sering Terjadi Gempa…

Seperti yang sudah kita ketahui, Jumat lalu (28/10)…

Jumlah Pengunjung Website MCI
Pageviews Visits
1344201 848253

KOMIK MCI TERBARU

ARTIKEL KEREN DARI MCI-ID

Melihat Kisah Perjuangan Pendistribusian Surat Suara…

Melihat Kisah Perjuangan Pendistribusian…

Sebagai salah satu hajatan besar nasional…
Kumpulan Foto-Foto Jadul Pemilu 1955

Kumpulan Foto-Foto Jadul Pemilu…

Pemilu pertama di Indonesia terselenggara…
Tolak Ajakan Nikah, Mahasiswi Kedokteran Ditembak…

Tolak Ajakan Nikah, Mahasiswi…

Pernikahan menjadi salah satu hal sakral…
Hoby Gambar? Mungkin Pekerjaan Ini Cocok Untuk Kamu

Hoby Gambar? Mungkin Pekerjaan…

Salah satu hal yang paling menyenangkan…
Dapat Order KAEPCI Satu Jeti, Eh Dicancel

Dapat Order KAEPCI Satu Jeti,…

Nggak bisa dipungkiri kalau keberadaan ojek…
Kisah di Balik Perintah 'Ctrl + Alt + Delete' pada…

Kisah di Balik Perintah 'Ctrl…

Saat sedang menggunakan komputer atau laptop,…
Kesal Jalan Rusak Nggak Juga Dibenerin, Warga Lepas…

Kesal Jalan Rusak Nggak Juga Dibenerin,…

Aksi protes dapat dilakukan dengan berbagai…
Taruhan Bola Sudah Biasa, Kedua Pria Ini Taruhan Pilpres

Taruhan Bola Sudah Biasa, Kedua…

Dalam foto yang viral, kedua pria itu masing-masing…
Masuk Penjara, Ratu Kerajaan Ubur-Ubur Tobat?

Masuk Penjara, Ratu Kerajaan Ubur-Ubur…

Aisyah Tusalamaja Baiduri Intan, 26 tahun…
54 Tahun Tidak Cukur Rambut. Gimana Jadinya Ya?

54 Tahun Tidak Cukur Rambut. Gimana…

Rambut merupakan salah satu bagian penting…
banner ads