loading
Meme Comic Indonesia. Komunitas Meme Terbesar di Indonesia!

7 Hal Soal Peraturan Baru SBMPTN 2019

7 Hal Soal Peraturan Baru SBMPTN 2019

24 October 2018

Setiap tahunnya, pihak Kemenristekdikti menerapkan aturan baru untuk SBMPTN yang harus diikuti oleh para murid SMA yang akan menghadapi kelulusan. 

Kini, murid-murid SMA tersebut kembali harus menjalani regulasi baru berkenaan dengan aturan seleksi penerimaan di perguruan tinggi negeri. 

Berikut adalah beberapa hal yang perlu kalian tau:

1. Berbasis komputer

Pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 mendatang hanya akan menerapkan metode Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Metode Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) resmi dihapuskan.

Hal itu disampaikan Ketua Panitia Pusat (Panpus) Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Perguruan Tinggi Negeri tahun lalu, Prof. Ravik Karsidi, dalam keterangan resmi melalui siaran pers, Senin (22/10). 

2. SBMPTN 2019 diselenggarakan oleh LTMPT

Penyelenggaraan UTBK SBMPTN 2019 akan dilaksanakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). LTMPT merupakan lembaga nirlaba yang berperan menyelenggarakan tes masuk bagi pelamar PTN. 

Lembaga ini memegang dua tugas utama, yaitu mengelola serta mengolah data pelamar untuk bahan seleksi jalur SNMPTN maupun SBMPTN dan melaksanakan UTBK. LTMPT sendiri merupakan pembaruan dari Panpus SNPMB PTN. 

3. Ada dua materi ujian

UTBK SBMPTN 2019 memiliki dua materi ujian, yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA). Masih dengan kelompok ujian Saintek dan Soshum.

Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini penambahan TPS bertujuan untuk mengukur kemampuan kognitif peserta, atau kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang dianggap penting untuk keberhasilan menempuh pembelajaran di perguruan tinggi.

4. Ujian berbasis Android belum diterapkan

Jika tahun lalu metode ujian berbasis Android telah diujicobakan, pada SBMPTN 2019 mendatang, ujian tersebut untuk sementara belum diterapkan.

5. Kuota SNMPTN berkurang 10 persen

Sekertaris Panitia Pusat SPMB Joni Hermana mengatakan, penurunan kuota SNMPTN dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dari Kemenristekdikti. 

Pihaknya melihat, ada ketidaksesuaian antara prestasi peserta SNMPTN di saat SMA dan kuliah.

“Yang mendaftar SNMPTN kita ambil sampelnya kemudian kita ambil lihat IPK-nya di satu tahun pertama dia di perguruan tinggi, itu kita korelasikan antara hasil di perguruan tinggi pada satu tahun pertama dengan nilai di rapor,” kata Joni.

Untuk informasi, tahun lalu, kuota penerimaan SNMPTN mencapai 30 persen. Lalu tahun ini, kuota tersebut mengalami penuruan sebesar 10 persen. Ini berarti pihak Universitas hanya menyediakan 20 persen kuota bagi peserta SNMPTN.

*6. Peserta bisa mengulang tes SBMPTN *

Jika sebelumnya para pejuang SBMPTN harus pasrah menerima apapun hasil SBMPTN mereka yang hanya dilaksanakan satu kali, di tahun depan, peserta SBMPTN diperkenankan mengikuti tes ulang jika hasil tes dirasa belum memuaskan. 

“Kalau misalkan mereka ujian, gagal pada hari itu, dia bisa melakukan tes lagi, mencoba lagi dua kali. Maksimal dua kali,” kata Menristekdikti, Mohammad Nasir, di Gedung Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta, Senin (22/10).

7. Pilih kampus belakangan

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada SBMPTN 2019, para peserta diwajibkan untuk mengikuti tes terlebih dahulu baru kemudian memilih kampus serta program studinya.

================================================

Bagaimana menurut kalian? Apakah peraturan baru ini lebih baik atau malah tambah nyusahin?

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

Tradisi Unik Merayakan Kelulusan Dari Berbagai Negara

Tradisi Unik Merayakan Kelulusan Dari Berbagai Negara

Lain ladang lain belalang. Setiap negara pasti…

Pesan Aneh Driver Taksi Online Sebelum Ditemukan Tewas

Pesan Aneh Driver Taksi Online Sebelum Ditemukan Tewas

Sempat viral di media sosial soal teks percakapan…

Mengintip Kecanggihan Mesin Sensor Pornografi di Indonesia…

Mengintip Kecanggihan Mesin Sensor Pornografi di Indonesia…

Darurat konten dewasa pada internet yang semakin…

Jumlah Pengunjung Website MCI
Pageviews Visits
1344201 848253

KOMIK MCI TERBARU

ARTIKEL KEREN DARI MCI-ID

Meluk Sapi Jadi Lahan Bisnis, 4 Juta/90 Menit

Meluk Sapi Jadi Lahan Bisnis,…

Tidak banyak orang yang suka memeluk sapi…
Resiko FaceApp, Wajahmu Bisa Nampang di Papan Iklan…

Resiko FaceApp, Wajahmu Bisa Nampang…

Media sosial dipenuhi foto wajah menua warganet…
Kenapa Sih Masuk Sekolah Selalu Bulan Juli?

Kenapa Sih Masuk Sekolah Selalu…

Kamu tahu nggak, sih, kenapa tahun ajaran…
Jauhi 5 Hal Ini Untuk Hidup Lebih Santuy

Jauhi 5 Hal Ini Untuk Hidup Lebih…

Hidup memang sudah ribet, tapi sering kali…
Terlanjur Sayang, Cowok Ini Shock Pacarnya Cowok Juga

Terlanjur Sayang, Cowok Ini Shock…

Media sosial sebagai sebuah wadah untuk…
Kelakuan Kocak Bapak-Bapak

Kelakuan Kocak Bapak-Bapak

Sebagai orang yang sering dicap punya guyonan…
15 Tahun Jadi Guru Honorer, Nining Tetap Bertahan…

15 Tahun Jadi Guru Honorer, Nining…

Nining Suryani (44), guru di SDN Karyabuana…
Lagi, Siswa SMA Meninggal Saat MOS. Diduga Dipukuli…

Lagi, Siswa SMA Meninggal Saat…

Masa Orientasi Siswa (MOS) kembali menelan…
6 Jenis Anak Yang Rentan Jadi Korban Bully

6 Jenis Anak Yang Rentan Jadi…

Kasus bullying di sekolah mungkin sering…
4 Sosok Anak Indonesia Yang Berhasil Main Game Hingga…

4 Sosok Anak Indonesia Yang Berhasil…

Sebagai anak muda yang hidup di era digital…
banner ads