loading
Meme Comic Indonesia. Komunitas Meme Terbesar di Indonesia!

Kalahkan Gaji PNS 5 Bulan, Beginilah Besarnya Imbalan Wasit yang Mau Ikut Pengaturan Skor

Kalahkan Gaji PNS 5 Bulan, Beginilah Besarnya Imbalan Wasit yang Mau Ikut Pengaturan Skor

22 February 2019

Menjadi wasit di Indonesia bisa dibilang penuh nestapa, mulai dari dihakimi pemain serta penonton kalau lakukan kesalahan dan sepi job bila tidak mau nurut pengurus. Begitulah agaknya salah satu realita yang bisa ditangkap pada acara Mata Najwa, Rabu, 21 Februari kemarin. Namun, hal tersebut bisa dihindarkan jika mereka (pengadil lapangan) mau berkompromi atau kongkalikong dalam sebuah laga.

Ya, seperti telah banyak diketahui bonus wasit mau terlibat pengaturan skor bisa dibilang punya nilai besar. Bahkan bila disandingkan dengan gaji pokok Aparatur Sipil Negeri (PNS) golongan II tidak ada apa-apanya. Dan, malahan diperlukan waktu 5-7 bulan bayaran mereka bisa menyamai, sekali tampil wasit mau lakukan tindakan match fixing. Tidak percaya kalian? Mari simak ulasan berikut ini.

Harga pengaturan skor menurut Bambang Suryo

Sebelum melihat berapa imbalan wasit yang lakukan praktek laknat jagat sepak bola itu, mari kita telusuri berapa sebenarnya uang dikeluarkan untuk lakukan pengaturan skor. Menurut penuturan mantan pelakunya yaitu Bambang Suryo, mereka yang lakukan match fixing kabarnya akan mengeluarkan dana sampai ratusan juta.

Pria asal Malang ini menuturkan, saat masih berkecimpung di dunia hitam tersebut, pengaturan skor untuk kasta atas diperlukan dana sebesar 500 sampai 800 juta. Sedangkan, untuk kasta kedua diperlukan biaya 400 juta. Jumlah tersebut pun kini berubah ungkap pria berbadan tambun ini, dimana harga pasaran pengaturan skor kasta kedua mencapai 150 sampai 200 juta. Nominal, yang agaknya bisa memuluskan semua permintaan.

 

Puluhan juta sampai ratusan juta jadi imbalan perangkat pertandingan

Meski besar uangnya besar, tapi jumlah tersebut harus distribusikan ke beberapa aspek agar jalannya praktek match fixing berjalan lancar. Masih ungkap Bambang Suryo, dalam urusan tersebut, katanya ada yang beberapa ikut dan semua terlibat atau full, mulai dari manajemen, pemain, sampai pengadil lapangan.

Khusus aktor terakhir tadi, kabarnya mendapatkan uang dengan jumlah lumayan. Dimana seperti pengakuan narasumber di acara Mata Najwa pada 21 Februari 2019 kemarin, perangkat pertandingan termasuk wasit menerima imbalan capai angka jutaan. Ada yang dikasih 20-25 juta, 70 Juta, dan bahkan sampai 100 juta dalam satu praktek keji tersebut. Di acara yang mengambil judul, PSSI Bisa Apa? Jilid 4: Darurat Sepak Bola’ Bali United dituding sempat mengorder perangkat pertandingan seharga 40 juta di laga melawan Persela.

 

Menurut Mbah Putih, begini uang yang beredar di level kasta liga

Masih terkait hal ini, menurut Dwi Irianto a.k.a Mbah Putih, besarnya dana untuk meminta bantuan melakukan praktek curang tersebut tergantung kemampuan financial klub. Tapi, walaupun begitu ungkap pria paruh baya tersebut tetap ada standar-standarnya. Dimana untuk “Liga 3, 10 sampai 15 juta, sedangkan Liga 2 kemampuannya adalah 20 juta, namun jika klubnya kaya bisa memberikan lebih”. ujar Mbah Putih.

Pada umumnya mereka yang meminta bantuan kepada Dwi Irianto adalah klub-klub yang menginginkan hasil terbaik. “Ada satu dua untuk menang, ada yang mempunyai target”. tutur Dwi. Melihat kisah tadi, tak heran jika beberapa laga di kompetisi Indonesia kerap menuliskan kisah-kisah kontroversial.

 

Bayaran Wasit tanpa lakukan praktek match fixing

Walaupun tidak sebesar angka-angka tadi, tapi gaji wasit di Indonesia juga capai angka jutaan. Bahkan desas-desus yang beredar menjadi salah satu yang tertinggi di wilayah Asia Tenggara. Menurut Tigor Shalom Boboy yang dikutip Jawapos.com, kini pengadil lapangan tanah air menerima bayaran sebesar 5 juta perlaga.

Sementara, untuk asisten wasit dibayar Rp 3 juta dan wasit keempat sebesar 1,5 juta. Jumlah tersebut juga bisa dikatakan sebagai pendapatan bersih. Pasalnya, peralatan sampai akomodasi di tanggung federasi. Meski lumayan, namun jika melihat resikonya memimpin laga di kompetisi nasional agaknya jumlah itu masih perlu ditingkatkan lagi. Kalau menurutmu bagaimana?

===========================================

Jadi, percumalah kita teriak-teriak "Wasit bego! Wasit bego!" kalau sudah mihak ya tetap saja ....

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

Para Penulis Komik Yang Menemani Masa Kecil Kita

Para Penulis Komik Yang Menemani Masa Kecil Kita

Ada berapa banyak karakter manga yang jadi idola…

Di Negara Ini, Warga Dilarang Pakai Whatsapp, Facebook…

Di Negara Ini, Warga Dilarang Pakai Whatsapp, Facebook…

Warga diChad, di Afrika tengah, sejak lima bulan…

Perbedaan Kehidupan Antara Anak Amerika Dengan Indonesia

Perbedaan Kehidupan Antara Anak Amerika Dengan Indonesia

Jika kamu atau seseorang yang kamu kenal pernah…

Jumlah Pengunjung Website MCI
Pageviews Visits
1344201 848253

KOMIK MCI TERBARU

ARTIKEL KEREN DARI MCI-ID

3 Tanda Kamu Sedang Stress Berat

3 Tanda Kamu Sedang Stress Berat

Penyebab stress, memang bisa disebabkan…
Asal Muasal Kata 'Ngabuburit'

Asal Muasal Kata 'Ngabuburit'

istilah ngabuburit pasti sudah…
5 Alasan Kenapa Saitama Lebih Kuat Dari Goku

5 Alasan Kenapa Saitama Lebih…

Dalam dunia perwibuan, sering ada perdebatan.…
Pengen Selfie Sempurna, Malah Kehilangan Nyawa

Pengen Selfie Sempurna, Malah…

Seorang mahasiswi luar negeri tewas terjatuh…
Siswa Yang Tak Diluluskan karena Kritik Kebijakan…

Siswa Yang Tak Diluluskan karena…

Siswa Kelas XII jurusan IPS SMAN 1 Sembalun…
Selain Hafidz, Inilah 3 Siswa Lain Yang Juga Dapat…

Selain Hafidz, Inilah 3 Siswa…

Jika kalian mengira hanya Hafidh Rifa’i…
Deretan Etika Ketika Main Game Online

Deretan Etika Ketika Main Game…

Game online, berbeda dari game offline.…
Demi Ketemu Orang Tua, Remaja Ini Mengaku Diculik

Demi Ketemu Orang Tua, Remaja…

Seorang remaja kesepian di China dilaporkan…
Kucing Dilempar Di Sinetron Azab, Pecinta Hewan Terpelatuk

Kucing Dilempar Di Sinetron Azab,…

Berbagai kecaman soal adegan sinetron bertema…
Viral Challange Cium Sapi. Apa Pula Ini?!

Viral Challange Cium Sapi. Apa…

Pemerintah Austria mengeluarkan peringatan…
banner ads