loading
Meme Comic Indonesia. Komunitas Meme Terbesar di Indonesia!

Di Balik Tabir Nikmatnya Listrik Yang Kita Nikmati

Di Balik Tabir Nikmatnya Listrik Yang Kita Nikmati

15 April 2019

Sudah bukan menjadi rahasia lagi, selain udara, air dan makanan, listrik menjadi sebuah hal yang penting dewasa ini. Coba, pasti banyak diantara kalian yang baru mati lampu sebentar udah kayak dikejar kucing Flerken. Auto maki-maki PLN.

Terlepas dari hal tersebut ternyata masalah listrik tidaklah sependek jari kita. Diam-diam, enaknya tenaga yang kalian kini rasakan itu, menyimpan tabir yang tidak main-main. Ada banyak cerita pilu di baliknya. Seperti:

Bahan pembangkit listrik picu kerusakan lingkungan

Seperti telah banyak diketahui ada empat jenis bahan untuk memunculkan energi ini dalam skala besar, yakni pertama lewat air (PLTA), dua matahari (PLTS), tiga angin (PLTB) dan terakhir batu bara (PLTU). Dari keempatnya yang terlihat sering digunakan adalah nomor empat tersebut. Sebab, menurut film Sexy Killer produksi Watcdoc biaya murah, sekitar 600 per watt.

Meski mampu memangkas masalah cuan, namun dampak yang pemenuhan bahan baku pembangkit listrik itu jauh dari kata indah. Di mana dalam mengeksploitasi proses batu bara, alam yang wajib dikorbankan. Teknik bom yang kerap digunakan untuk mengambil bahan tersebut, telah sukses membuat banyak lingkungan hancur.

Kenapa bisa seperti itu? Dalam mekanismenya batu bara bukanlah bahan yang ada di permukaan bumi, tepatnya ada di dalam tanah sampai jarak 100 meter. Alhasil, diperlukan penggalian dan tentunya harus rela menggulung hutan untuk mendapatkannya. Contohnya bisa kalian lihat pertambangan-pertambangan batu baru di Kalimantan Selatan.

Masyarakat juga menjadi tumbal akan hal ini.

Layaknya paket lengkap dari sebuah kerusakan lingkungan, masyarakat juga merasakan imbas dari hal tersebut. Dilansir Boombastis dari laman Kaltim.Prokal.co, menurut riset dari pemerhati lingkungan Niel Makinudin bersama The Nature Conservancy (TNC) Kaltim ditemukan fakta setidaknya ada 224 desa dari total 841 desa di Kaltim yang masuk kategori beresiko tinggi.

Selain itu, hal kerusakan lingkungan akibat tambang batu bara juga berdampak pada petani. Khusus mereka yang secara langsung wilayah dicaplok oleh kegiatan mengeruk isi perut bumi tersebut. Contohnya ada di beberapa petani yang ada di Kalimantan, menurut data dari Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), sebanyak 15 dari total 17 sampel air di situs-situs tambang batu bara Kalimantan Timur menunjukkan konsentrasi logam berat yang tingkat keasamanannya melebihi ambang batas aman untuk pertanian dan air tanah.

Hasilnya Petani dan peternak ikan yang diwawancarai mereka untuk riset laporan ini mengatakan terjadi penurunan hingga 50 persen pada lahan pertanian dan 80 persen pada produksi ikan mereka. Tidak berhenti disitu saja, menurut film ekspedisi Indonesia biru, beberapa warga transmigran di Borneo juga kesusahan air bersih dan lubang-lubang bekas tambang juga memakan tumbal para anak kecil di sana.

Tempat pemasok listrik banyak timbulkan penyakit

Selain beberapa hal tadi, tabir pilu dibalik hadirnya listrik ke rumah-rumah kalian juga hadir berupa penyakit. Yaa, seperti kita ketahui pembakaran batu bara untuk hasilkan tenaga listrik, juga hasilkan limbah-limbah tidak bisa dibilang enteng. Salah satunya terkait pencemaran udara, konon cerobong asap PLTU mampu melepaskan jutaan ton polusi.

Sedangkan menurut Profesor Shannon Koplitz seorang peneliti dari Universitas Harvard yang dikutip dari laman Suara.com, “Emisi dari PLTU batu bara itu membentuk partikel dan ozon yang merugikan kesehatan manusia,” Ungkapnya lagi PLTU batu bara di Indonesia menyebabkan sekitar 6,500 jiwa kematian dini setiap tahun. Jumlah yang jadi gambaran bagaimana sebuah kenikmatan ada angka besar harus di bayar.

Berkaca dari hal tersebut, pastinya kita diwajibkan untuk menggunakan sebuah energi dengan arif dan bijak. Pasalnya, di balik kemudahan ini ada angka besar yang harus dibayarkan. Namun, lebih baik lagi, kalau bisa menyeimbangkan antara mengambil dari alam dan melakukan perbaikan. Jangan sampai generasi selanjutnya tidak pernah melihat apa itu hutan, sawah, dan lain sebagainya.

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

Serial Avatar Kembali! Kali Ini Menguasai 7 Element

Serial Avatar Kembali! Kali Ini Menguasai 7 Element

Semua pasti kenal donk dengan sosok Avatar sang…

Temen Facebook Yang Nyebelin (Annoying Facebook Girl)

Temen Facebook Yang Nyebelin (Annoying Facebook Girl)

Annoying Facebook Girl adalah…

Benarkah Fap-Fap Bisa Menurunkan Berat Badan?

Benarkah Fap-Fap Bisa Menurunkan Berat Badan?

Masturbasi memang memiliki banyak manfaat. Mulai…

Jumlah Pengunjung Website MCI
Pageviews Visits
1344201 848253

KOMIK MCI TERBARU

ARTIKEL KEREN DARI MCI-ID

Fakta Tak Menguntungkan di Balik Sebutan Negara Maju…

Fakta Tak Menguntungkan di Balik…

Amerika Serikat (AS) melalui kantor perwakilan…
Lima Tanggal ini Pernah disebut Sebagai Hari Kiamat

Lima Tanggal ini Pernah disebut…

Sesuatu yang bermula pasti akan berakhir.…
Larry Tesler Penemu Cut, Copy, Paste Meninggal Dunia…

Larry Tesler Penemu Cut, Copy,…

Kabar duka cita datang dari dunia teknologi.…
Kepalanya Terlalu Silau, Pria di Malaysia Kesulitan…

Kepalanya Terlalu Silau, Pria…

Pria di Malaysia mengalami kesulitan saat…
Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang…

Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang…

Polsek Pedurungan, Semarang, Jawa Tengah,…
PUTUS CINTA DI HARI VALENTINE, MAU BUNUH DIRI, DITAWARI…

PUTUS CINTA DI HARI VALENTINE,…

Seorang pemuda yang diduga mengalami depresi…
Tanda-Tanda Kamu Sudah Disuruh Pergi Dari Tempat Nongkrong

Tanda-Tanda Kamu Sudah Disuruh…

Kafe menjadi tempat tongkrongan favorit…
Akhirnya Terjawab! Lucinta Luna Masuk Sel Mana

Akhirnya Terjawab! Lucinta Luna…

Perihal Lucinta Luna hendak ditempatkan…
Terungkap! Kenapa Sih Makan Pakai Tangan Lebih Nikmat?

Terungkap! Kenapa Sih Makan Pakai…

Cara Anda makan bisa mempengaruhi selera…
Kenapa Sih Kita Suka Ngeliat Hantu Waktu Ketindihan?

Kenapa Sih Kita Suka Ngeliat Hantu…

Ketindihan merupakan sebuah fenomena yang…
banner ads