loading
Meme Comic Indonesia. Komunitas Meme Terbesar di Indonesia!

Tolak Ajakan Nikah, Mahasiswi Kedokteran Ditembak Mati Seorang Pria

Tolak Ajakan Nikah, Mahasiswi Kedokteran Ditembak Mati Seorang Pria

18 April 2019

Pernikahan menjadi salah satu hal sakral yang mungkin didambakan banyak pasangan.

Ajakan menikah seharusnya menjadi hal yang menggembirakan dan berakhir romantis.

Namun tidak bagi perempuan ini, yang harus berakhir maut setelah menolak lamaran seorang pria.

Seorang siswa MBBS tahun ketiga dari Abbottabad Medical College ditembak mati di kampung halamannya di Kohat, Pakistan.

Mengutip dari Tribun Timur, perempuan yang diketahui bernama Aasma Rani ini meinggal setelah ditembak oleh seorang pria.

Penembakan dilakukan pria itu lantaran lamarannya pada Rani telah ditolak.

Pria yang menembak Rani ini diduga bernama Mujahidullah Afridi.

Terdakwa, Mujahidullah, yang ingin menikahinya menembaknya, karena menolak lamarannya.

Ia adalah seorang pria dengan latar belakang politik yang kuat.

Aasma Rani sendiri adalah seorang mahasiswi kedokteran tahun ketiga di Abbottabad Medical College tewas.

Aasma terus menerus menyebutkan nama pembunuhnya sebelum meninggal.

Insiden ini terjadi pada 27 Januari lalu ketika korban sedang bersama kakak iparnya.

Seperti dikutip dari Gridpop.id, Rani ketika itu berada di Kohat untuk vaksinasi.

Ia baru saja meninggalkan becak bersama saudara perempuan iparnya ketika Mujahid, ditemani oleh saudaranya, Sadiqullah, melepaskan tembakan.

Mujahid pun dikabarkan langsung menembak Rani tiga kali.

Gadis itu telah dilarikan ke rumah sakit dan akhirnya meninggal karena luka-lukanya keesokan harinya. 

Mata Rani hampir tidak bisa terbuka sebelum kematiannya.

Namun, ia masih berusaha kuat untuk menyampaikan sesuatu dalam video.

Dalam video Rani menyebutkan bahwa Mujahidullah Afridi adalah pria yang menambak dirinya.

Keluarga Rani menduga Mujahidullah dendam pada Rani karena ia menolak lamarannya.

Mujahid bahkan sempat menyergap Rani di dekat rumahnya.

Keluarga Aasma menuduh pelaku telah mengeluarkan ancaman sebelumnya.

Ayah Aasma telah memohon keadilan dari pejabat tinggi.

Mereka juga memberi tahu polisi bahwa Mujahid adalah keponakan pemimpin lokal yang berpengaruh dan khawatir dia akan menggunakan pengaruhnya untuk membuat keponakannya lolos.

Namun, pihak berwenang dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa polisi adalah lembaga penegak hukum independen.

Mereka akan melanjutkan penyelidikan secara profesional dan membawa pelaku ke pengadilan.

"Yakinlah tidak akan ada bantuan khusus dan pelaku akan segera ditangkap," tambahnya.

Polisi Khyber Pakhtunkhwa menghubungi Badan Investigasi Federal (FIA) karena mengeluarkan surat perintah atas tersangka Mujahid.

Ketika pertama kali melaporkan kasus penembakan itu, kakak Rani, Muhammad Irfan menyebutkan dua nama kakak beradik sebagai pelaku, yaitu Mujahidullah Afridi dan Sadiq Ullah.

Ullah berhasil diciduk di Kohat sementara Mujahidullah belum ditemukan.

Selama penyelidikan, terungkap bahwa Mujahid Afridi telah meninggalkan Pakistan ke Arab Saudi.

Dia mengatakan terdakwa telah berangkat ke bandara Islamabad segera setelah melakukan kejahatan.

Sebuah tim investigasi gabungan (JIT) juga telah dibentuk untuk menyelidiki pembunuhan mahasiswa kedokteran ini.

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

Dev. LOL Menang Tuntutan Atas ML, ML Tamat?

Dev. LOL Menang Tuntutan Atas ML, ML Tamat?

Sudah genap 1 tahun yang lalu, developer League…

Dollar Menggila, Ternyata Tidak Sepenuhnya Buruk Lho!

Dollar Menggila, Ternyata Tidak Sepenuhnya Buruk Lho!

Banyak orang mengatakan jika rupiah melemah artinya…

Tipe-tipe Teman Saat Ngerjain Tugas Kelompok

Tipe-tipe Teman Saat Ngerjain Tugas Kelompok

Di sekolah atau kuliah kita pasti sering dapet…

Jumlah Pengunjung Website MCI
Pageviews Visits
1344201 848253

KOMIK MCI TERBARU

ARTIKEL KEREN DARI MCI-ID

15 Tahun Jadi Guru Honorer, Nining Tetap Bertahan…

15 Tahun Jadi Guru Honorer, Nining…

Nining Suryani (44), guru di SDN Karyabuana…
Lagi, Siswa SMA Meninggal Saat MOS. Diduga Dipukuli…

Lagi, Siswa SMA Meninggal Saat…

Masa Orientasi Siswa (MOS) kembali menelan…
6 Jenis Anak Yang Rentan Jadi Korban Bully

6 Jenis Anak Yang Rentan Jadi…

Kasus bullying di sekolah mungkin sering…
4 Sosok Anak Indonesia Yang Berhasil Main Game Hingga…

4 Sosok Anak Indonesia Yang Berhasil…

Sebagai anak muda yang hidup di era digital…
Seorang Buron Berhasil Tertangkap Gara-Gara Kentut…

Seorang Buron Berhasil Tertangkap…

Sepandai-pandainya bangkai disimpan, baunya…
Terlalu Kurus, Napi Ini Kabur Dengan Nyelip Jeruji…

Terlalu Kurus, Napi Ini Kabur…

Pencuri di Bolivia menghebohkan dunia internasional.…
Mengenal Pelayat Bayaran. Nangis Makin Kejer, Duit…

Mengenal Pelayat Bayaran. Nangis…

Di tengah dunia modern yang apa-apa semakin…
Aksi Boikot Jepang Trending Di Korsel. Ada Apa Ini?

Aksi Boikot Jepang Trending Di…

Aksi Boikot Jepang sedang marak di Korea…
Kisah 3 Orang Yang Betah Dipenjara

Kisah 3 Orang Yang Betah Dipenjara

Bagi sebagian orang, penjara adalah tempat…
Hal-Hal Alay Yang Dulu Pernah Kita Lakukan

Hal-Hal Alay Yang Dulu Pernah…

Fase hidup manusia zaman sekarang adalah:…
banner ads