loading
Meme Comic Indonesia. Komunitas Meme Terbesar di Indonesia!

13 Tahun Buron, Ternyata Menyamar Jadi Kasir Minimarket

13 Tahun Buron, Ternyata Menyamar Jadi Kasir Minimarket

24 April 2019

Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menangkap HP (53), buronan terpidana kasus korupsi pembangunan kios darurat Pasar Horas Pematang Siantar senilai Rp 679.496.741, Tahun Anggaran 2002. Yang bersangkutan ditangkap di sebuah warung kopi Jalan Sei Silau, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Selasa kemarin sekira pukul 7.30 WIB.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sumut Sumanggar Siagian mengatakan, penangkapan HP yang juga Direktur CV Vini Vidi Vici itu langsung dipimpin Asintel Kejati Sumut Leo Simanjuntak. Penangkapan terjadi tidak berapa jauh dari rumah HP di Jalan Sei Asahan Dalam No 15F Kecamatan Sunggal, Kota Medan.

"Saat dilakukan penangkapan, buronan itu tidak melakukan perlawanan dan menyerahkan diri kepada petugas," ujar Sumanggar seperti dikutip dari Antara, Rabu (24/4/2019).

Ia menyebutkan, perkara korupsi HP ini telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor: 1565 K/Pid/2004 tanggal 14 Juni 2005 dengan pidana penjara empat tahun dan denda Rp 200.000.000 subsidair enam bulan dan membayar uang pengganti Rp247.070.000.

Penangkapan HP berawal dari laporan masyarakat bahwa terpidana melakukan rekam KTP elektronik di Kecamatan Medan Sunggal, dengan alamat rumah Jalan Sei Asahan Dalam No 15 F, dan melakukan penggantian data identitas tempat tanggal lahir, serta alamat tempat tinggal pada rekam KTP Elektronik.

"Berdasarkan keterangan terpidana, selama 13 tahun terakhir dia bekerja sebagai bagian pemeliharaan pada gerai Indomaret dan Alfamart," ucap Sumanggar.

Dia menjelaskan, terhadap buronan itu telah dilakukan pemanggilan yang patut sebanyak tiga kali.

"Namun yang bersangkutan tidak mengindahkannya, sehingga statusnya masuk Daftar Pencarian orang (DPO) oleh Kejari Pematang Siantar sejak 2008," ucap mantan Kasi Pidum Kejari Binjai itu.

Sumanggar menambahkan, Kejari Pematang Siantar juga menerbitkan Surat Nomor B-190/N.2.12/Fu.1/08/2008 tanggal 26 Agustus 2008 perihal pendataan Buronan dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

"Buronan kasus korupsi itu telah dibawa ke kantor Kejati Sumatera Utara, dan selanjutnya diserahterimakan ke Kejari Pematang Siantar," kata Sumanggar.

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

Ciri - Ciri Temen Kampret

Ciri - Ciri Temen Kampret

Cari teman yang benar-benar baik bagi kita…

5 Tanda Kencan Pertama Gagal Total

5 Tanda Kencan Pertama Gagal Total

Kencan pertama memang tidak selalu berjalan mulus…

Jumlah Pengunjung Website MCI
Pageviews Visits
1344201 848253

KOMIK MCI TERBARU

ARTIKEL KEREN DARI MCI-ID

Bisakah Barang Impor dari China Membawa Virus Corona?

Bisakah Barang Impor dari China…

Penyebaran virus Corona (2019 n-CoV) membuat…
Seorang Wanita Batal Ke Wuhan Setelah Anjing Memakan…

Seorang Wanita Batal Ke Wuhan…

Seorang wanita bicara setelah perjalanannya…
Motor Hilang, Ngelapor Ke Polsek Ampe Nangid, Ternyata…

Motor Hilang, Ngelapor Ke Polsek…

Akmal, 13, warga Kecamatan Sukodono, Kabupaten…
MUI siap keluarkan fatwa haram untuk Netflix

MUI siap keluarkan fatwa haram…

Majelis Ulama Indonesia (MUI) siap mengeluarkan…
Astonom Deteksi 2 Planet Mirip Bumi Layak Huni

Astonom Deteksi 2 Planet Mirip…

Tim astronom berhasil mendeteksi sekumpulan…
Mendikbud Kritisi Sinetron Indo. Perbaiki Ceritanya!

Mendikbud Kritisi Sinetron Indo.…

Mendikbud Nadiem Makarim tidak hanya menyoroti…
5 Hal Mengakjubkan Yang Terjadi Setiap 5 Detik

5 Hal Mengakjubkan Yang Terjadi…

Selain berita yang kamu baca di koran atau…
Pelajar SMA Pembunuh Begal Terancam Hukuman Seumur…

Pelajar SMA Pembunuh Begal Terancam…

ZA, pelajar SMA Negeri di Malang, Jawa Timur…
Habiskan Harta Suami Rp124 M hingga Bangkrut, Wanita…

Habiskan Harta Suami Rp124 M hingga…

Seorang model terkenal di Jepang mengejutkan…
Visa Habis dan Tak Punya Uang, WNA Nekat Berenang…

Visa Habis dan Tak Punya Uang,…

Seorang warga negara Aljazair bernama Haminoumna…
banner ads