loading
Meme Comic Indonesia. Komunitas Meme Terbesar di Indonesia!

Penyebab Bukber Cuma Jadi Wacana Foreva

Penyebab Bukber Cuma Jadi Wacana Foreva

17 May 2019

Di bulan puasa, pasti hampir semua orang mengagendakan yang namanya buka bersama alias bukber. Ya ini biasanya dilakukan untuk ajang kumpul-kumpul karena sudah tak lama berjumpa. Hmm… tapi, sayangnya, acara  ini sering kali hanya jadi wacana foreva.

Kenapa bisa demikian? Berikut beberapa alasannya:

-Pada Bilang Terserah

Nah, salah satu pencetus mengapa bukber sering kali batal adalah suka bilang terserah. Misalnya nih, ada yang tanya mau berbuka di mana, pasti yang menjawab dengan benar hanya satu atau dua orang. Sedangkan yang lain cuma bisa bilang terserah. Entah terserah karena ingin ikut saja atau tidak punya keputusan sendiri. Hal ini yang bikin acara pertemuan rawan dibatalkan

-Tidak Ada Panitia

Alasan selanjutnya yang paling masuk akal yaitu tidak ada panitia. Ini disebabkan karena kebiasaan orang-orang yang suka saling tunjuk. Ya alasannya apalagi kalau bukan tidak mau repot dengan tetek bengek yang ada. Seperti pesan tempat, memilih menu, menentukan iuran dan lain sebagainya. Jadi, karena ogah-ogahan inilah, bukber menjadi wacana forever.

-Sulit Menentukan Tanggal

Untuk buka bersama seperti ini masalah yang paling sering terjadi yakni menyamakan waktu. Yup, namanya juga sudah mempunyai kesibukan masing-masing, jadi lebih sulit untuk menentukan kapan bertemunya. Awalnya tanggal sudah ditemukan. Namun terkadang masih ada saja yang tiba-tiba memutuskan untuk tidak datang dengan beragam alasan. Dan kebanyakan, jika ada satu orang yang tidak bisa datang, maka semuanya memutuskan untuk membatalkan acara.

-Masalah Pribadi

Di dalam hubungan pertemanan, apa lagi sampai satu angkatan sekolah, yang namanya perselisihan itu tidak bisa dihindari. Apalagi yang sudah bertahun-tahun, tentu ada saja masalah meskipun hal sepele. Nah, dari sinilah kemungkinan besar alasan mengapa ada orang tidak mau datang ke acara bukber.

Ya walaupun masalah tersebut sudah berlalu lama, namun biasanya ada orang yang masih tidak bisa melupakannya. Alhasil, ia lebih memilih tidak datang daripada harus bertemu dengan orang yang membuat mood-nya menjadi tak nyaman.

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

Kalo Ga Mau Keujanan Jangan Naik Motor Mas!

Kalo Ga Mau Keujanan Jangan Naik Motor Mas!

Satu hal yang menyebalkan jika kalian hidup di…

Capek Meladeni Chat Pacar, Pria Ini Buat Chatbot Biar…

Capek Meladeni Chat Pacar, Pria Ini Buat Chatbot Biar…

Beberapa wanita tercipta sangat haus akan perhatian.…

Suhu di Amerika Capai 52 Derajat Celcius, Air Terjun…

Suhu di Amerika Capai 52 Derajat Celcius, Air Terjun…

Indonesia tidak memiliki musim salju…

Jumlah Pengunjung Website MCI
Pageviews Visits
1344201 848253

KOMIK MCI TERBARU

ARTIKEL KEREN DARI MCI-ID

Yang Bahaya Mie atau Bumbunya?

Yang Bahaya Mie atau Bumbunya?

Mana yang lebih berbahaya: mi atau bumbunya?…
3 Minggu Kerja Di Rumah, Kualitas Udara Di Jakarta…

3 Minggu Kerja Di Rumah, Kualitas…

Memasuki pekan ke-3 imbauan kerja dari rumah…
Benarkah Berjemur Di Bawah Sinar Matahari, Bisa Hilangkan…

Benarkah Berjemur Di Bawah Sinar…

Sejak bayi, kulit manusia telah dibiasakan…
Kemungkinan Terburuk Kalau Corona Terus Berlangsung…

Kemungkinan Terburuk Kalau Corona…

Penyebaran virus corona sangatlah cepat…
Jalanan Sepi Karena Corona, Eh Malah Balapan

Jalanan Sepi Karena Corona, Eh…

Mulai dari social distancing hingga lockdown,…
Adakah Dampak Positif Corona?

Adakah Dampak Positif Corona?

Adakah Dampak Positif dari Virus Korona?…
Terlalu Bandel, Tim Medis China Ngeluh Saat Rawat…

Terlalu Bandel, Tim Medis China…

Kasus virus corona di Italia melonjak drastis…
Orang Tua Ngotot Study Tour, Pas Pulang, Si Anak 'Ahok!…

Orang Tua Ngotot Study Tour, Pas…

Seratusan siswa kelas VIII SMP…
TikTok Larang Video Pengguna Berwajah Jelek dan Miskin…

TikTok Larang Video Pengguna Berwajah…

TikTok disebut meminta para moderator di…
Cukur Rambut Siswa, Guru Bisa Diancam Denda 100 Juta

Cukur Rambut Siswa, Guru Bisa…

Maraknya hukuman Guru terhadapat muridnya…
banner ads