loading
Meme Comic Indonesia. Komunitas Meme Terbesar di Indonesia!

Mengenal Pelayat Bayaran. Nangis Makin Kejer, Duit Makin Seger

Mengenal Pelayat Bayaran. Nangis Makin Kejer, Duit Makin Seger

11 July 2019

Di tengah dunia modern yang apa-apa semakin canggih dengan hanya mengandalkan mesin dan teknologi, pekerjaan yang bisa dilakukan oleh manusia pun semakin tergerus. Alhasil, karena lapangan kerja semakin berkurang, maka banyak pula orang yang rela melakukan berbagai pekerjaan secara serabutan asalkan mendapatkan bayaran.

Salah satu pekerjaan aneh yang mungkin belum pernah kamu dengar adalah pelayat bayaran. Iya, orang-orang yang menghadiri pemakaman ternyata tak selamanya kerabat atau orang yang mengenal si jenazah saja, tetapi kadang mereka dibayar untuk menangis.

Berikut ulasannya:

-Sudah Ada Sejak Dulu

Bukan hal yang baru ternyata, profesi pelayat bayaran ini sudah ada sejak sekitar kurang lebih 2000 tahun lalu. Konon, negara Tiongkok adalah pelopor yang pertama kali memunculkan profesi ini.

Para pelayat ini tak hanya dibayar untuk menangis, tetapi juga bisa menyanyi, menari, atau berteriak di pinggir peti jenazah agar mereka hidup kembali. Layaknya sales promotor, sebelum melakoni profesi mereka, para pelayat akan mendapat training terlebih dahulu.

Tujuannya, agar saat diperlukan mereka sudah tidak lagi kagok dan bingung apa yang harus dilakukan di sana.

-Cukup Menjanjikan Di Berbagai Negara

Pelayat yang menangis untuk orang yang meninggal, tetapi mendapat bayaran mahal ternyata bukanlah hal yang baru. Di beberapa negara, profesi ini adalah satu dari banyak pekerjaan menjanjikan yang banyak dilakoni. Di Inggris misalnya, ada sebuah perusahaan spesialis yang menyewakan pelayat untuk menghadiri pemakaman. Untuk satu jam mengahdiri plus menangis di pemakaman, kamu akan dibayar 70 USD, lumayan kan?

Selain di Inggris, di Goma –bagian Timur Kongo, Afrika Tengah—juga ada pekerjaan serupa. Selain Inggris dan Goma, warga negara Ghana juga banyak yang berprofesi sebagai pelayat professional yang bertugas untuk menangis di pemakaman.

-Nangis Makin Kejer, Duit Makin Seger

Di Goma, Afrika Tengah, satu pelayat profesional dibayar $150 untuk bekerja selama seminggu. Mereka diwajibkan menangis sejadi-jadinya di samping peti jenazah ketika ritual digelar. Semakin ekspresif tangisan, semakin besar bayaran yang didapat.

Sekarang pertanyaannya, mengapa banyak yang membutuhkan pelayar bayaran? Jawabannya karena beberapa anggota keluarga kadang tinggal jauh di luar kota, sehingga tak bisa hadir, di sinilah sang pelayar bayaran berperan.

Mereka menggantikan posisi yang seharusnya diisi oleh sang keluarga orang yang meninggal, lalu menangis dengan kencang seolah kehilangan.

===============================

Apakah Di Indonesia ada professi seperti ini?

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

Akhirnya Terjawab! Inilah Makna 212 Pada Wiro Sableng

Akhirnya Terjawab! Inilah Makna 212 Pada Wiro Sableng

Belakangan angka 212 identik dengan demo besar-besaran…

Cara Memverifikasi Berita Di Internet

Cara Memverifikasi Berita Di Internet

Mungkin, Mungkin loh…

Kan Kampret! MRT Baru Datang Udah Dicorat-coret.

Kan Kampret! MRT Baru Datang Udah Dicorat-coret.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kecewa dan…

Jumlah Pengunjung Website MCI
Pageviews Visits
1344201 848253

KOMIK MCI TERBARU

ARTIKEL KEREN DARI MCI-ID

Apa Yang Terjadi Kalau Corona Nggak Kelar-Kelar Sampai…

Apa Yang Terjadi Kalau Corona…

Apa jadinya kalau 9 bulan lagi, kita masih…
Rakyat Inggris Bakar BTS 5G. Katanya Menyebarkan Corona

Rakyat Inggris Bakar BTS 5G. Katanya…

Ada teori yang salah mengenai jaringan generasi…
Presiden Duterte Perintahkan Yang Membandel Saat Lockdown,…

Presiden Duterte Perintahkan Yang…

Presiden Filipina Rodrigo Duterte memperingatkan…
Kapankah Wabah Corona Berakhir? Ini Perkiraan Ikatan…

Kapankah Wabah Corona Berakhir?…

Kapan wabah virus korona baru COVID-19 akan…
Yang Bahaya Mie atau Bumbunya?

Yang Bahaya Mie atau Bumbunya?

Mana yang lebih berbahaya: mi atau bumbunya?…
3 Minggu Kerja Di Rumah, Kualitas Udara Di Jakarta…

3 Minggu Kerja Di Rumah, Kualitas…

Memasuki pekan ke-3 imbauan kerja dari rumah…
Benarkah Berjemur Di Bawah Sinar Matahari, Bisa Hilangkan…

Benarkah Berjemur Di Bawah Sinar…

Sejak bayi, kulit manusia telah dibiasakan…
Kemungkinan Terburuk Kalau Corona Terus Berlangsung…

Kemungkinan Terburuk Kalau Corona…

Penyebaran virus corona sangatlah cepat…
Jalanan Sepi Karena Corona, Eh Malah Balapan

Jalanan Sepi Karena Corona, Eh…

Mulai dari social distancing hingga lockdown,…
Adakah Dampak Positif Corona?

Adakah Dampak Positif Corona?

Adakah Dampak Positif dari Virus Korona?…
banner ads