loading
Meme Comic Indonesia. Komunitas Meme Terbesar di Indonesia!

Ogah Dikebiri Kimia, Predator Anak Minta Dihukum Mati Saja

Ogah Dikebiri Kimia, Predator Anak Minta Dihukum Mati Saja

27 August 2019

 Muh Aris (20) terpidana kasus kekerasan seksual anak menolak hukuman tambahan kebiri kimia yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto. Pelaku pemerkosaan 9 anak itu memilih hukuman mati ketimbang harus dikebiri kimia.

Hal itu disampaikan tukang las asal Dusun Mengelo, Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, kepada awak media.

"Ya kalau disuntik, saya menolak. Karena itu dampaknya seumur hidup. Kata teman-teman juga seperti itu," ujar pemuda yang bekerja sebagai tukang las itu.

Aris yang mengenakan kemeja kotak-kotak siap menerima hukuman apapun, kecuali hukuman kebiri kimia yang dijatuhkan Ketua Majelis Hakim PN Mojokerto Joko Waluyo. Termasuk hukuman maksimal penjara seumur hidup bahkan hukuman mati.

"Saya pilih dihukum mati saja dari pada disuntik (kebiri kimia). Atau dihukum seumur hidup saya tidak apa-apa. Kalau boleh minta, hukuman 20 tahun," imbuh Aris menggunakan logat jawa.

Aris membantah bahwa, saat menjalankan aksi pemerkosaan terhadap anak-anak disertai tindak kekerasan. Ia menyatakan, selalu merayu korbannya dengan iming-iming jajan.

Saat korban terbuai itulah, anak-anak yang bakal dijadikan alat pemuas nafsu birahinya tersebut lantas dibawa Aris ke tempat sepi. Yakni ke rumah kosong atau pekarangan. Bahkan aksi bejat Aris juga pernah dilakukan di lingkungan masjid.

"Saya cari dulu keliling begitu. Setelah ketemu, saya iming-imingi jajan. Tidak pernah menganiaya, ya tidak saya paksa. Kemudian (saya bawa) ke tempat sepi. Iya pernah di Masjid, tapi di luarnya," terangnya.

Dikatakan Aris, dia sebenarnya tak begitu tertarik dengan anak kecil. Namun, karena tak mampu untuk 'jajan' ia kemudian menyasar anak-anak sebagai tempat pelampiasan syahwat. Biasanya, nafsu birahi Aris memuncak setelah dirinya sudah meliha video porno.

"Suka lihat film porno. Saya juga tidak punya uang untuk 'jajan' (sewa PSK). Saya kerja jadi tukang las, penghasilan hanya Rp280 ribu seminggu jadi tidak cukup," kata anak terakhir dari empat bersaudara itu.

Aris pun mengaku menyesal sudah menjadikan anak-anak sebagai tempat pelampiasan nafsu birahi. Dirinya pun mengaku siap untuk menjalani hukuman. Terkecuali hukuman kebiri kimia. Ia kembali menegaskan bakal menolak untuk menjalani hukuman tersebut.

"Saya menyesal sudah melakukan perbuatan itu. Saya siap dihukum, tapi kalau disuntik kebiri, saya tetap menolak. Pilih mati saja. (caranya) nanti kalau disuruh tanda tangan surat eksekusi saya tidak mau," pungkas Aris.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Mojokerto bakal segera melakukan eksekusi hukuman kebiri kimia terhadap terdakwa pemerkosaan anak, Muh Aris warga Dusun Mengelo, Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Terdakwa dijatuhi hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan. Selain itu, majelis hakim juga menjatuhkan hukuman tambahan berupa hukuman kebiri kimia kepada Aris.

Aris sendiri, diamankan polisi pada 26 Oktober 2018. Setelah aksinya memperkosa anak-anak terekam kamera CCTV salah satu perumahan di Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Kamis (25/10/2018) sekitar pukul 16.30 WIB.

Dari hasil pemeriksaan polisi diketahui, sebanyak 9 orang anak sudah menjadi korbannya. Aksi pemerkosaan itu dilakukan sejak tahun 2015. Perbuatan biadab itu selalu dilakukan di tempat sepi. Usai pulang kerja, dia selalu mencari mangsa dengan korban anak-anak.

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

Meme-Meme Heboh Sanksi FIFA!

Meme-Meme Heboh Sanksi FIFA!

Masa depan tim nasional sepak bola Indonesia dikhawatirkan…

Bepergian Tanpa Masker, Warga Disiram Mobil Damkar

Bepergian Tanpa Masker, Warga Disiram Mobil Damkar

 Mencegah penularan virus Corona Covid-19,…

Jumlah Pengunjung Website MCI
Pageviews Visits
1344201 848253

KOMIK MCI TERBARU

ARTIKEL KEREN DARI MCI-ID

Ghibah Onlen. Teman Tak Bayar Utang Malah Pamer Rumah…

Ghibah Onlen. Teman Tak Bayar…

Seorang pencuit membuat utas keluhan di…
KPAI: Cabut Izin Tayang Sinetron Dari Jendela SMP.…

KPAI: Cabut Izin Tayang Sinetron…

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia…
Vaksin Virus Corona Buatan Indonesia Baru Tersedia…

Vaksin Virus Corona Buatan Indonesia…

Setelah sejumlah negara mengumumkan hasil…
Kalung Anticorona, Terawan : Kalau itu Membuat Mentaliti…

Kalung Anticorona, Terawan : Kalau…

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto,secara…
Identitas Sebenarnya Kakek Tahanan Metal Slug

Identitas Sebenarnya Kakek Tahanan…

"Heavy Machine Gun!" Pernah main…
Apa Itu Nolep?

Apa Itu Nolep?

Kata nolep ini bukan kata yang terdaftar…
Benarkah SMA Adalah Masa Paling Indah?

Benarkah SMA Adalah Masa Paling…

“Tiada masa paling indah, Masa-masa…
Kenapa Setan Di Setiap Negara Berbeda-Beda?

Kenapa Setan Di Setiap Negara…

Pernahkah terlintas di pikiran kalian kenapa…
Bulu Pantat, Apa Fungsinya?

Bulu Pantat, Apa Fungsinya?

Sudah menjadi hal lumrah bila semenjak pubertas…
Mie Teroos Sampe Muntah Darah, Pria Ini Divonis Tak…

Mie Teroos Sampe Muntah Darah,…

Seperti yang kita ketahui, terlalu banyak…
banner ads