loading
Meme Comic Indonesia. Komunitas Meme Terbesar di Indonesia!

‘Orang Jahat adalah Orang Baik yang Tersakiti’, Benarkah? Ini Tanggapan Psikolog

‘Orang Jahat adalah Orang Baik yang Tersakiti’, Benarkah? Ini Tanggapan Psikolog

09 October 2019

Apakah Anda sudah menonton film Joker?

Bagi yang sudah menonton, Anda pasti tahu bahwa film garapan sutradara Todd Phillips ini menceritakan sisi kelam masa lalu Joker.

Joker sendiri diperankan oleh Joaquin Phoenix dan membuat orang terpukau dengan aktingnya.

Tapi di sisi lain, banyak orang yang menganggap film ini terlalu ‘dark’ alias sangat menakutkan.

Akibatnya, film ini menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Salah satunya yang menarik adalah munculnya kalimat 'Orang jahat adalah orang baik yang tersakiti'.

Ada yang setuju. Ada juga yang tidak. Tapi bagaimana psikolog memandang pernyataan 'orang jahat adalah orang baik yang tersakiti'?

Apakah kalimat tersebut benar, atau justru tameng untuk diri sendiri?

 Psikolog sosial Solo Hening Widyastuti berpendapat, "Menurut saya pribadi, (pernyataan 'orang jahat adalah orang baik yang tersakiti') tidak benar."

Hening melihat, Joker dan ungkapan 'orang jahat adalah orang baik yang tersakiti', hanya berpengaruh pada pribadi-pribadi yang lemah secara emosi ataupun pikirannya.

Hal ini bisa terjadi pada remaja dan juga orang dewasa.

"Meski hanya sebuah film, sebuah rangkaian cerita yang disusun terencana oleh penulis skenario, sutradara, tim kreatif, dan pemain, akan tetapi sebuah film mampu mendoktrin dan memengaruhi alam berpikir dan alam bawah sadar manusia, terutama mereka yang tidak stabil emosi dan pikirannya," ungkap Hening.

"Untuk kasus film Joker, tidak bisa dipukul rata."

"Apa yang dialami Joker hanya bisa terjadi pada jiwa yang lemah dalam prinsip dan konsep diri yang tidak kuat," sambung Hening.

Dia menjelaskan, pribadi yang lemah merupakan pribadi yang memiliki jwa tidak stabil dan tidak memiliki konsep diri yang kuat.

Ketika pribadi-pribadi yang lemah seperti karakter Joker tersakiti dan merasa hancur harga dirinya, entah itu karena perkataan, sikap, atau perilaku orang lain, maka si individu tersebut akan goyah jiwanya.

"Pada akhirnya untuk menetralisir rasa sakit, si individu akan melakukan pembenaran perkataan orang lain yang menyakiti dirinya," kata Hening.

Melakukan pembenaran maksudnya adalah bersikap 180 derajat dari sebelumnya.

Dari yang tadinya sangat baik menjadi bersikap sangat dingin, jahat, bengis, keji, dan tidak berperikemanusiaan.

Masih menurut Hening, ketika seseorang dengan pribadi lemah dan pikiran tidak stabil menonton film Joker, apa yang dilakukan Joker bisa menjadi inspirasi mereka untuk melakukan sesuatu yang buruk di dunia nyata.

Pasalnya, secara tidak langsung perilaku karakter Joker terekam dalam pribadi-pribadi yang lemah ini.

"Yang dikhawatirkan, jika pada satu titik down atau memiliki konflik dengan pihak lain, ingatan tentang profil Joker akan muncul dan dipraktikkan," kata Hening.

Hal tersebut tidak akan terjadi pada individu yang memiliki konsep diri kuat, berpikiran logis dan positif, serta memiliki kontrol diri dan emosi yang stabil.

Mengolah diri menjadi pribadi kuat

Menurut Hening, salah satu hal yang penting dan utama untuk menjaga diri agar tidak melakukan hal jahat seperti Joker adalah menguatkan iman dan spiritual, serta hubungan yang sehat dengan lingkungan keluarga dan sosial.

"Hubungan yang baik antara makhluk dengan Sang Khalik adalah penetralisir segala rumitnya dan ruwetnya kehidupan seseorang dengan masalah-masalahnya.”

“Intinya, lebih mudah untuk kembali menggunakan nalar dan penetralisir kekalutan pikiran dan kesedihan hati," jelas Hening.

Sementara jika Anda memiliki kenalan atau kerabat dengan kepribadian lemah, Hening menganjurkan untuk selalu mendukung mereka.

"Katakan bahwa dia bukan satu-satunya orang yang tidak beruntung. Jangan fokus pada kekurangan kita, akan tetapi fokuslan pada kelebihan kita saja.”

“Eksplor, asah, fokus, dan tekuni," kata Hening.

"Sampaikan kepada mereka tentang kisah hidup yang menginspirasi agar bisa menguatkan dan membuat mereka bangkit untuk melanjutkan hidup berkarya," tutupnya.

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

Viral Air Laut Terbelah Dua di Selat Madura, Ini Penjelasan…

Viral Air Laut Terbelah Dua di Selat Madura, Ini Penjelasan…

Fenomena air laut terbelah menjadi dua warna terjadi…

Beberapa Tokoh Di Naruto Yang Fungsinya Minimalis

Beberapa Tokoh Di Naruto Yang Fungsinya Minimalis

Tidak semua tokoh Naruto dan Boruto itu menginspirasi,…

Tidur Setelah Sahur, Boleh Atau Tidak Ya?

Tidur Setelah Sahur, Boleh Atau Tidak Ya?

Untuk mempersiapkan nutrisi dan tubuh selama puasa,…

Jumlah Pengunjung Website MCI
Pageviews Visits
1344201 848253

KOMIK MCI TERBARU

ARTIKEL KEREN DARI MCI-ID

Kisah di Balik Lagu-lagu Didi Kempot yang Melegenda

Kisah di Balik Lagu-lagu Didi…

Lahir dari keluarga seniman, mengawali karier…
Jadi Korban Ransomware, Pria Ini Langsung Retas Server…

Jadi Korban Ransomware, Pria Ini…

Ransomware adalah salah satu jenis malware…
Kecanduan Gadget, Pria Ini Tidur Sambil Ngetik Chat

Kecanduan Gadget, Pria Ini Tidur…

Video yang diunggah oleh pemilik akun Twitter…
Restart Akun Game Online Suami, Wanita Ini Auto Diceraikan

Restart Akun Game Online Suami,…

Kehadiran teknologi canggih saat ini memang…
Akhir Masa Jabatan, Inilah Yang Dilakukan Bu Susi

Akhir Masa Jabatan, Inilah Yang…

Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode…
12 Kata Ini Sering Kamu Gunakan, Ternyata Ada Kepanjangannya…

12 Kata Ini Sering Kamu Gunakan,…

Kamu pasti gak akan sadar bahwa beberapa…
Jalan Menuju Gedung DPR Ditutup, Mahasiswa Demo Lagi?

Jalan Menuju Gedung DPR Ditutup,…

 Polisi menutup akses jalan ke Gedung…
8 Kalimat Andalan Para Fakboi

8 Kalimat Andalan Para Fakboi

Fenomena fuckboy seperti menjamur…
Masak Mi Instan, Wanita Ini Dilaporkan Tetangga Karena…

Masak Mi Instan, Wanita Ini Dilaporkan…

Mi instant memang punya aroma yang menggoda.…
Bucin Maksimal, Pria Ini Jegat Mobil Mantan Dan Minta…

Bucin Maksimal, Pria Ini Jegat…

 Banyak sekali kisah mengenai seorang…
banner ads