loading
Meme Comic Indonesia. Komunitas Meme Terbesar di Indonesia!

Perbedaan Kehidupan Antara Anak Amerika Dengan Indonesia

Perbedaan Kehidupan Antara Anak Amerika Dengan Indonesia

18 January 2018

Jika kamu atau seseorang yang kamu kenal pernah tinggal lama di negara lain, maka kamu akan menyadari bahwa ada perbedaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari antara negara tersebut dengan negara Indonesia. Tradisi dan budaya menjadi faktor yang membuat kehidupan sehari-hari ditiap negara itu berbeda. Bagi orang dewasa, mungkin beradaptasi akan lebih mudah karena sudah memiliki pemahaman tentang bagaimana cara kita bersosialisasi.

Tapi buat anak-anak yang akan tumbuh berkembang, mungkin ada kalanya perbedaan kehidupan sehari-hari itu akan terasa aneh bagi mereka. Apalgi jika negara itu memiliki perbedaan yang sangat mencolok, seperti antara Indonesia dan Amerika. Dari Musimnya saja sudah jelas berbeda, belum lagi perbedaan tradisi maupun budayanya. Jadi bagaimanakah perbedaaan kehidupan anak-anak Amerika dan Indonesia? Berikut ini beberapa perbedaan mencoloknya.

1. Ketika Ultah

Bagi remaja di amerika, perayaan ulang tahun itu akan dimulai dengan menghembus api lilin diatas sebuah kue tart yang nikmat, dan seseorang akan berkata "ucapkan keinginanmu dalam hati." Dan teman-teman akan menyanyikanmu lagu ulang tahun. Lalu kue dipotong dan dibagi. Lalu semua makan dengan senyum gembira sambil bersenda gurau bersama. Walaupun ada kejutan, paling hanya akan mengejutkan mu dengan tiba-tiba dan datanglah kue ulang tahun tadi. Dan selanjutnya kembali ke acara tiup lilin seperti diatas. Simple kan...

Berbeda dengan di Indonesia, Disini kamu akan dikerjain abis-abisan. Entah itu dilempar telor, disiram air atau dibuat seakan-akan kita kena masalah besar. Dan kampretnya setelah semua tindak tidak terpuji tersebut kita masih dimintain traktiran.

2. Televisi

Buat remaja yang tumbuh di amerika, berbagai layanan televisi menyediakan pilihan tayangan yang banyak sesuai dengan umur kamu. Kebanyakan remaja memilih menonton saluran Karton atau disney channel, dan lainnya. Di Amerika, layanan televisi berbayar sudah menjadi layanan umum yang dimiliki oleh tiap rumah, sehingga semua kalangan umur pasti memilki porsi tayangan masing-masing.

Berbeda dengan Indonesia yang seakan-akan berkata, "Gue tayangin acara ini, ini , ini. Nonton sukur ga nonton bodo amat." Dan masalah yang paling menyebalkan adalah sensor. Seolah-olah ga ada pengkategorian SU, BO, 17+. Sensor seolah-olah berasaskan "Ini harus disensor. Gimana kalo anak kecil ngeliat?"

3. Sekolah

Diamerika, umumnya murid-murid pergi kesekolah tanpa menggunakan seragam. Kurang lebih sama seperti anak kampus disini. Murid sekolah remaja disana memiliki loker untuk menyimpan peralatan sekolah mereka sehingga tidak merepotkan untuk dibawa pulang pergi kesekolah. Untuk acara kelulusan sendiri, remaja Amerika memilki satu acara khusus yang ditungu-tunggu yakni acara prom night, yang diikuti siswa senior. Di acara itu nantinya akan dipilih raja dan ratu pesta dansa dari murid senior yang nantinya akan dipajang dibuku tahunannya.

Sedangkan diIndonesia, remajanya akan bersekolah dengan seragam yang sudah ditentukan pemerintah, lengkap dengan tas berat yang membawa perlengakapan sekolah. Bahkan kebanyakan lebih berat tas anaknya daripada bapaknya yang mau pergi kekantor. Untuk urusan kelulusan, remaja Indonesia juga memilki satu acara yang ditunggu-tunggu yakni coret-coretan baju. Yup, pada momen ini semua remaja sekolah akan saling mencoret dan membubuhkan tanda tangan di seragam sekolah tiap-tiap teman sekolahnya, berlaku buat cewek dan cowok yang kemudian akan dilanjutkan dengan pawai keliling kota,...wow

=========================================

Semua hal tersebut terjadi tentu karena adanya perbedaan budaya dan tradisi yang dipengaruhi juga oleh perbedaaan geografis dan iklim. Dan semua perbedaan tersebut juga tentu masing-masing memilki kelebihan dan kekurangan sehingga kembali ke diri kita tentang bagaimana menyikapi hal-hal tersebut. Karena tentunya perkembangan kualitas seseorang itu kembali kediri masing-masing.

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

2015 is The Future!

2015 is The Future!

Wooooiii jones akut! :v pasti liburan 3 hari pada…

Kenapa Pekalongan Sering Disebut Kota Cheater?

Kenapa Pekalongan Sering Disebut Kota Cheater?

Jika kalian sering melihat meme-meme yang…

Ilmuan Jepang Coba Bangkitkan Mammoth. Hampir Berhasil

Ilmuan Jepang Coba Bangkitkan Mammoth. Hampir Berhasil

Mammoth adalah binatang yang telah punah sekitar…

Jumlah Pengunjung Website MCI
Pageviews Visits
1344201 848253

KOMIK MCI TERBARU

ARTIKEL KEREN DARI MCI-ID

Meluk Sapi Jadi Lahan Bisnis, 4 Juta/90 Menit

Meluk Sapi Jadi Lahan Bisnis,…

Tidak banyak orang yang suka memeluk sapi…
Resiko FaceApp, Wajahmu Bisa Nampang di Papan Iklan…

Resiko FaceApp, Wajahmu Bisa Nampang…

Media sosial dipenuhi foto wajah menua warganet…
Kenapa Sih Masuk Sekolah Selalu Bulan Juli?

Kenapa Sih Masuk Sekolah Selalu…

Kamu tahu nggak, sih, kenapa tahun ajaran…
Jauhi 5 Hal Ini Untuk Hidup Lebih Santuy

Jauhi 5 Hal Ini Untuk Hidup Lebih…

Hidup memang sudah ribet, tapi sering kali…
Terlanjur Sayang, Cowok Ini Shock Pacarnya Cowok Juga

Terlanjur Sayang, Cowok Ini Shock…

Media sosial sebagai sebuah wadah untuk…
Kelakuan Kocak Bapak-Bapak

Kelakuan Kocak Bapak-Bapak

Sebagai orang yang sering dicap punya guyonan…
15 Tahun Jadi Guru Honorer, Nining Tetap Bertahan…

15 Tahun Jadi Guru Honorer, Nining…

Nining Suryani (44), guru di SDN Karyabuana…
Lagi, Siswa SMA Meninggal Saat MOS. Diduga Dipukuli…

Lagi, Siswa SMA Meninggal Saat…

Masa Orientasi Siswa (MOS) kembali menelan…
6 Jenis Anak Yang Rentan Jadi Korban Bully

6 Jenis Anak Yang Rentan Jadi…

Kasus bullying di sekolah mungkin sering…
4 Sosok Anak Indonesia Yang Berhasil Main Game Hingga…

4 Sosok Anak Indonesia Yang Berhasil…

Sebagai anak muda yang hidup di era digital…
banner ads